16 Contoh Figure of Speech Assonance dan Pengertiannya

figure-of-speech-assonance

Table of Contents

16 Contoh ilustrasi resonansi ucapan dan pemahamannya

figure-of-speech-assonance

Assonance adalah pengulangan vokal yang identik atau serupa dalam kata-kata yang bertetangga. Asonansi adalah pengulangan suara vokal untuk menciptakan rima batin dalam sebuah frasa atau kalimat dan, bersama dengan aliterasi dan konsonan, membentuk blok sebuah ayat. Assonance adalah puisi yang identitasnya hanya bergantung pada nyanyian suara. Jadi asonansi hanyalah kesamaan suku kata.

Asonansi juga disebut “sajak vokal”. Asonansi lebih sering terjadi pada sajak daripada dalam prosa. Ini digunakan dalam puisi Inggris (terutama puisi modern) dan dalam bahasa Prancis Kuno, Spanyol, dan Celtic.

Asonansi berbeda dari rima dalam rima karena biasanya mencakup nada vokal dan konsonan. Assonance berasal dari bahasa latin yang artinya “tone” / “tone”.

1. “Jika saya mengeluh ketika saya berbicara, itu karena saya baru saja menerimanya. . . tutul. “(Al Swearengen dalam Deadwood, 2004)

Jika saya mengeluh ketika saya berbicara, itu karena saya hanya … ditipu.

2 “Jantung yang tidak lebih besar dari biji jeruk telah berhenti berdetak.” (James Salter, “On the Beaches of Tangier.” Collected Stories. Pan Macmillan, 2013)

Jantung tidak lebih besar dari biji jeruk yang telah berhenti berdetak.

3 “Ini berdetak. . . bagaimana itu menyapu. . . bagaimana itu membersihkan! “(Slogan iklan untuk penyedot debu Hoover, 1950-an)

  • Dia memukul … seperti menyapu … seperti membersihkan!
  • “Foto-foto ini masih
  • Gambar barang segar,

4 Laut ini dirobek lumba-lumba, tersiksa oleh Gong. “(W. B. Yeats,” Byzantium “)

  • Belum fotonya
  • Melahirkan gambar-gambar segar,
  • lumba-lumba yang robek menyiksa laut.

5 “Dia segera terbawa ombak dan tersesat dalam kegelapan dan jarak.” (Mary Shelley, Frankenstein, 1818)

Dia segera terseret oleh ombak dan tenggelam ke dalam kegelapan dan kejauhan.

6 “Dia mendiagnosis kesulitan Camilla sebagai gangguan pencernaan dan mengunci dirinya di kabinnya.” (William Gaddis, The Recognitions. Harcourt Brace & Company, 1955)

Dia didiagnosis dengan kesulitan Camilla karena gangguan pencernaan dan dia menutup biliknya.

7 “Kata-kata lembut keluar dari bibir mereka yang tidak meludah saat mereka mendesing dalam lingkaran rendah di sekitar lapangan, mengular bolak-balik melalui ilalang dan menarik ekor panjang mereka di antara tabung-tabung yang bergemerincing.” (James Joyce, Portrait of the Artist as a Young Man, 1916)

Bahasa lembut datang dari bibir tanpa ludah mereka saat mereka berdesir dalam lingkaran rendah yang memutari lapangan, mengular di antara rerumputan, dan menarik ekor panjang mereka di antara pipa-pipa yang berderak.

8 “Kulit laba-laba berbaring miring, tembus cahaya dan compang-camping, kaki mereka mengering dalam simpul.” (Annie Dillard, Holy the Firm, 1977)

Kulit laba-laba terbentang transparan dan compang-camping di sisinya, dan kaki mereka mengering.

9 “Hukum tidak dapat mengubah hati, tetapi dapat menahan orang yang tidak memiliki hati.” (Martin Luther King Jr., berbicara kepada National Press Club 19 Juli 1962)

Hukum tidak dapat mengubah hati, tetapi dapat menahan yang tidak memiliki hati.

  • “Jangan pergi dengan lembut ke malam yang baik itu,
  • Usia harus membakar dan meriah di penghujung hari.
  • Kemarahan, kemarahan, terhadap matinya cahaya. . . .
  • “Orang-orang kuburan yang hampir mati yang melihat dengan mata yang menyilaukan
  • Mata buta bisa berkobar seperti meteor dan menjadi gay.

10. Kemarahan, kemarahan terhadap matinya cahaya. “(Dylan Thomas,” Jangan pergi dengan lembut ke malam yang baik itu “)

  • Jangan bersikap lembut sampai malam yang baik
  • Usia harus membakar dan meriah di hari terakhir.
  • Marah, marah, melawan matinya cahaya. . . .
  • Seorang pria tua, hampir mati, yang melihat dengan mata buta
  • Mata buta bisa terbakar seperti meteor dan menjadi gay
  • Marah, marah pada matinya cahaya.

11 “Saya harus mengakui bahwa saya merasa tertekan dan gelisah saat mencari.” (Thin Lizzy, “With Love”)

Saya harus mengakui bahwa saya merasa tertekan dan gelisah dalam pencarian saya.

12 “Aku memanggilnya gadis yang mengerikan karena dia gadis yang mengerikan. . . . Pameran yang lemas, pekat, sentimental dengan mata meleleh dan suara mendayu-dayu serta pemandangan paling luar biasa tentang hal-hal seperti bintang dan kelinci. “(P. G. Wodehouse, The Code of the Woosters, 1938)

Aku memanggilnya gadis yang mengerikan karena dia gadis yang mengerikan … Moody, intens, sentimental, dengan mata meleleh dan suara menderu-deru dan pandangan paling luar biasa pada hal-hal seperti bintang dan kelinci.

13 “Dalam kesendirian yang luar biasa saat ini, seluruh hidupnya baginya hanyalah kesia-siaan.” (Robert Penn Warren, Night Rider, 1939)

Dalam kesendirian yang menguasainya, seluruh hidupnya tampak seperti kebanggaan.

14 “Seorang anak laki-laki kurus, enam kaki, pucat dengan jakun aktif menatap Lo dan perut telanjang jingga-kecokelatannya yang aku cium lima menit kemudian, Jack.” (Vladimir Nabokov, Lolita, 1955)

Anak laki-laki kurus, berkaki enam, dan pucat dengan jakun memandang Lo dan dia memiliki perut telanjang berwarna oranye kecokelatan yang akan kucium lima menit kemudian, Jack.

15 “Strip aluminium foil berkedip seperti orang” (Sylvia Plath, “The Bee Meeting”)

  • Strip film berkedip seperti orang
  • “Bulan, seperti bunga
  • Di punjung tinggi surga
  • Dengan sukacita yang tenang

16 Duduk dan tersenyumlah di malam hari. “(William Blake,” Night. “Songs of Innocence, 1789)

  • Bulan seperti bunga
  • Di gubuk surga yang tinggi
  • Dengan keheningan yang menyenangkan
  • Duduk dan tersenyumlah di malam hari.

Sumber :