Jameson Connects Indonesia Sesi 2, Sebuah Ruang Kreasi

Jameson Connects Indonesia Sesi 2, Sebuah Ruang Kreasi

Jameson Connects Indonesia Session 2, ruang kreatif bagi band-band indie untuk menampilkan diri

Jameson Connects Indonesia Sesi 2, Sebuah Ruang Kreasi

Menyusul kesuksesan sesi pertama, hadirnya Jameson Connects Indonesia Session 2 sebagai bentuk regenerasi musisi lokal. Bekerja sama dengan Pernod Richard, label musik deMajors Independent Music Industry (dIMI) sukses menyelenggarakan Jameson Connects Indonesia Session 2.

“Ini adalah sesi kedua dan sesi pertama dalam setahun terakhir. Sebagai merek wiski terbaik di dunia, kami ingin memberikan penghargaan kepada musisi Indonesia, khususnya kancah indie. Kami membuat www.jamesonconnects.id dimana semua musisi bisa submit,” ujarnya kepada Hendrik Simon selaku Brand Manager Pernord Ricard Indonesia dalam konferensi pers di M Bloc Space, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Perwakilan deMajors, serta salah satu kurator, David Tarigan, mengatakan acara ini merupakan wadah yang dibuat sebagai bentuk apresiasi dan upaya memajukan musik independen di Indonesia.

“Pada dasarnya, kami membuat forum untuk mendukung dunia musik independen. Ini bukan kompetisi, tapi kita harus membuat pilihan,” kata David Tarigan.

1. Ada penambahan peserta dari tahun lalu

Jameson Connects Indonesia Session 2 / Kredit: KapanLagi – Mathias Purwanto
Jameson Connect Indonesia Session 2 telah berjalan selama 3 bulan dan menghadirkan berbagai program yaitu Band Submission, Sharing Session, Hearing Session, Sounds Connected Video (Music Video) dan DVD Kompilasi.

Menariknya, jumlah peserta meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Sekitar 400 band ambil bagian tahun ini. Dari 400 band tersebut terpilih 10 band dan kemudian 3. Jimi Multazam yang juga seorang kurator mengatakan band yang dipilih adalah band yang memiliki ikatan dengan Jameson. Selain itu, profil band juga harus menarik dan paling tidak berpengaruh bagi masyarakat sekitar.

“Menarik mana dari 10 ini yang paling Jameson, musiknya wiski, yang ini pas, ada yang sangat poppy. Bagi saya itu lebih merupakan lagu daripada kedengarannya secara keseluruhan, ”kata Jimi Multazam.

“Bukan hanya lagunya, tapi ada narasi dan profil yang bisa kita pertimbangkan. Kami melihat satu kesatuan paket, citra yang disampaikannya,” kata David Tarigan.

2. 3 band terpilih

Dari 10 band tersebut kemudian dipilih tiga band yang akan ditampilkan Jameson Connects Indonesia Session 2, yaitu Dirty Ass dengan lagu Sembah, The Jansen dengan lagu Mereguk Anti Depressant Again dan terakhir Lokal Paling Bahagia dengan lagu Fatamorasa.

Ketiga band tersebut juga diberi kesempatan untuk membuat video klip lagu tersebut dan berkolaborasi dengan sutradara Anggun Priambodo, Yustinus Kristianto dan Aditya Muhara.

Sumber :